Syukur


Kata ‘syukur’ memang banyak dijadikan nama orang. Salah satu tujuannya mungkin agar si orang tersebut diharapkan oleh orang tuanya agar senantiasa ber’syukur’. Kepada siapa? Tuhan mungkin. Namun tak menutup kemungkinan jikalau orang yang tidak bernama ‘syukur’ lantas tidak senantiasa ber’syukur’. Setiap insan yang berkeyakinan bahwa dirinya terbentuk dari dua dimensi yakni ruh dan raga, pasti juga akan yakin terhadap Sang Pencipta. Segala yang Dia hadirkan di dunia dan dalam kehidupan adalah untuk di’syukuri’ entah itu baik atau buruk.Lanjutkan membaca “Syukur”