Pagi

by Senjakala Adirata

Bagi kita manusia, tidur adalah kesempurnaan. Orang yang tak bisa tidur berarti memiliki kekuarangan. Tak jarang orang tersebut harus konsultasi atau berobat ke dokter karena tidurnya yang bermasalah. Tapi, terlalu sering tidur juga bukanlah ciri manusia yang baik. Tidur terlalu lama akan membuat badan terasa berat, kepala pusing, lemas serta lesu dan malas. Oleh karena itu, hidup ini memanglah butuh keseimbangan.

Sebelum tidur, sering pikiran kita melayang. Berpikir merangkai rencana yang kan kita buat esok, atau bahkan juga merenung. Kita berharap esok kita bangun dan memulai mengerjakan rencana yang telah kita susun sebelum kita tidur malam tadi.

Sebelum tidur, tanpa kita sadari kita berharap , saat terbangun kita akan bertemu dengan pagi. Kenapa? Karena pagi adalah gairah. Pagi adalah simbol kehendak, pagi adalah lembar hidup baru, harapan baru dan cinta baru. Oleh karena itu, pagi tak hanya sekdar potongan waktu. Ia adalah dasar filosofi hidup : filosofi bergegas!!

Pagi selalu saja datang sekejap. Ia tak pernah menanti kita terbangun dari mimpi. Ia terus berjalan dan hanya sekejap. Karena itu pagi adalah harta yang sangat mahal. Kita harus berlomba, berkompetisi untuk mendapatkannya. Sedikit saja kita terlewatkan, sungguh kita kehilangan kesempatan.

Bagi seorang muslim, memahami filosofi pagi adalah sebuah keharusan. Pagi adalah titik awal dan disitu telah disiapkan berkah. Pagi adalah rahmat. Pagi tak hanya menyediakan tempayan berisi pahala, tetapi juga bermilyar karung kesegaran udara dan bisa kita dapatkan secara gratis. Lebih dari itu, pagi memberi rezeki bagi orang-orang yang berniaga. Bagi para pemburu keindahan, pagi juga menyediakan secara gratis lukisan Tuhan yang tak ada duanya. Pancaran merah keemasan dari mentari bernar-benar mampu menghipnotis mata.

Karena itulah, sangat rugi bagi orang-orang yang melewatkan pagi dengan sembunyi di dalam balutan selimut hangatnya. Semoga kita dapat bertemu pagi tiap hari, meraup pahala, menikmati kesegaran udara, mendapat keuntungan dari berniaga, memperoleh tontonan pemandangan yang menyejukkan mata. Dan sekali lagi –semoga kita esok bertemu pagi tuk menikmati milyaran keuntungan yang menyejukkan ruhani dan menyegarkan jasmani.