Pembunuh Bertanda SNI

by Senjakala Adirata

Saya pernah mendengar sebuah cerita di mana seorang anak mengeluh kepada seorang pengusaha. Anak tersebut mengeluh karena begitu banyaknya masalah yang menimpanya. Lalu sang pengusaha mengajak anak itu untuk mengikutinya. Sang pengusaha berjalan menyusuri gang dan jalan hingga akhirnya ia berhenti di depan sebuah pintu gerbang yang terbuat dari terali besi. Lalu sang pengusaha mengarahkan jari telunjuknya menuju arah di dalam pagar terali tersebut. “beradalah di sana jika kau tak ingin mendapat masalah”. Tahukah sobat apa yang di tunjuk? Kompleks permakaman. Yup, orang yang berada di dalam makam adalah mereka yang tak pernah lagi mendapat masalah di dunia.

Begitupun Negara kita, akhir-akhir ini selalu saja didera masalah yang tak kunjung habis. Lumpur Lapindo yang tak jelas, Bailout century yang tak selesai-selesai, video mirip artis yang diantaranya sudah mengaku namun yang lain tetap menyangkal, demo para pengacara, janda pahlawan yang akan di penjara dan yang paling santer di beritakan adalah sang pembunuh bertanda SNI. Bagaimana mungkin pembunuh mendapatkan tanda SNI (Standar Nasional Indonesia) ? Apakah ini berarti Negara me-legalkan pembunuhan yang terjadi ini? Lalu ironisnya adalah sang pembunuh tak pernah masuk bui, atau bahkan di meja-hijaukan.
Inilah wajah pembunuh ber-tanda SNI itu:

Para Korban
Meninggal: Sombaopu, Tangerang, JakBar, JakSel, Tulung Agung, Solo, Sukabumi, Pasuruan

Oh Negeriku……….😦😦😦😦