Tutuplah Aib itu

by Senjakala Adirata

Hingga maghrib tadi (14/06/10), berita tentang video mesum mirip artis yang telah beredar luas di masyarakat masih saja di koar-koarkan oleh berbagai stasiun televisi Berita yang sangat menggemparkan itu menutup beberapa berita penting seperti Pendaftaran Pemilihan Ketua KPK, Dana Aspirasi DPR yang “tidak masuk akal”, Film Baru “Tanah Air Beta” produksi Alenia pictures dan berita2 penting yang lain. Dalam program infotainment pada beberapa stasiun televisijuga tak jenuh terus meliput, melakukan investigasi dan “sok” mau tahu masalah pribadi yang telah membombardir artis terkenal itu.

Video mesum yang tetap dianggap tabu bahkan tak patut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, rupanya para kuli tinta media cetak dan elektronik tetap saja memburu kejelasan siapa sebenarnya actor yang mirip sekali dengan artis terkenal itu. Berita tentang video mesum itupun terus menerus nongol dalam setiap acara berita dan infotainment. Hal ini, membuat massa dalam percakapan sehari-hari selalu saja akan menyinggung topik tersebut sehingga kian banyak orang yang penasaran untuk melihat video mesum itu. Acara2 berita yang halal untuk segala umur, akan dinikmati pula oleh anak2 dan imbasnyapun jika tiap hari berita itu muncul maka akan semakin penasaran bagi yang menonton sehingga semakin ingin melihat dan membuktikan apakah betul apa yang telah “diocehkan” oleh media? Meski dalam pemberitaan, ada beberapa nasehatyang kadang muncul bahwa hal itu melanggar hukum dan konvensi moral masyarakat, tetap saja jika di cekoki berita itu setiap hari maka orang akan makin penasaran untuk melihatnya. Hal inilah yang membuat saya miris.

Masih banyak orang yang cuek akan pemberitaan video mesum itu, tapi ketika tiap hari sampai lima kali dibahas, orang juga akan penasaran. Apalagi secara fitrah, manusia itu memiliki coriousity (rasa ingin tahu). Sempat saya membayangkan, jika saja media tidak begitu gencar dan “berlebihan” pada pemberitaan itu, mungkin anak2 pun akan cuek dan lebih mementingkan menonton film animasi kesukaan mereka. Namun berita itu terus menerus di tampilkan dengan berbeda gambar dan kabar yang paling anyar dari para actor yang mirip video mesum sehingga rasa ingin tahu yang di pendam pun akhirnya bobol juga.

Toh jika dibilang, pelaku dan penyebar video mesum dapat diganjar denda bahkan penjara, media berarti turut “menyebarkan” video mesum itu. Bagaimana tidak, jika hari-hari berita itu terus terpancar dari satelit dan hinggap pada setiap televisi di setiap rumah, akhirnya orang yang tidak tahu pun kian penasaran dan akhirnya cari tahu juga video mesum itu. Sungguh kita rupanya memang telah hidup dalam suasana yang menikmati bangkai saudara kita sendiri, tanpa merasa jijik. Bukankah seperti itu Rasul Muhammad bersabda bahwa orang yang suka mengguncingkan saudaranya ibarat memakan bangkai saudaranya sendiri. Dan kian banyak orang yang acuh terhadap sabda sang Nabi Terkhir ini, yakni jika kita menutup aib saudara kita, maka Allah akan menutup aib kita di dunia dan di akherat kelak.

Semoga menjadi perenungan bagi orang2 yang berakal.