Kiranya coretan kata kan antar arti mudah karena ucap telah lelah.
Pada lembar realitas, pada permukaan usang kertas, dijiplak dalam lembar virtualitas.
Dalam bermilyar kata bak benang sari terhambur di musim angin, puisi tersebar dengan berbagai macam benih di dunia maya.
Sama jenis, sama kertas, sama cita, sama gaya dan sama-sama-sama.
Itulah sama-sama-sama dalam gemerlap milyar ke-sama-an, halaman ini di buat untuk ikut sama atau juga agak sama dengan puisi lainnya:
Pada Sudut Sajadah Putih (Syair Untuk Palestina)

2 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Juli 17, 2010 pada 9:50 am
Brotoadmojo
puisi itu apa yang dikatakan oleh hati, dan tidak harus dipahami oleh semua orang dan tidak berartipula cengeng… aku dulu juga suka nulis beginian mas, malah sempat bikin blog khusus puisi… salam kenal dan sukses selalu
September 3, 2010 pada 12:36 am
bintangzohra
salam, selamat berkaryah