Menginjak rumput
Memanggil yang lama ‘tlah luput
Semakin dekat menyalami beberapa semut
Senyummu kecut
Candamu tak ciut
Pesonamu tak jua surut
Jemari lembut
Tetap menutup rambut
Melepas kangen ?
Membalas dengan sedikit mesem
Dasar perempuan
Membuatku semakin edan.
Tanah Khairun, 2008

6 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Desember 18, 2010 pada 1:22 am
inge
lagi kasmaran yah >.<
Desember 18, 2010 pada 3:24 am
krupuk
itu kan puisi tahun ’08 mba inge…..
Desember 19, 2010 pada 10:51 am
soefandi
dasar tuh emang perempuan
Desember 20, 2010 pada 5:40 am
nymph34
haha.. .. perempuan perempuan..
Desember 20, 2010 pada 3:03 pm
ewaldoapra
baris terakhir mengundang tawa..
hahahaa..
Desember 23, 2010 pada 12:37 am
ida
jatuh cintrong keknya